default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Prabowo: Ibu Pertiwi Dalam Keadaan Sakit, Elit Politik di Jakarta Tak Mampu Urus Negara

Prabowo: Ibu Pertiwi Dalam Keadaan Sakit, Elit Politik di Jakarta Tak Mampu Urus Negara
Politik
Capres Prabowo dalam kampanye terbuka yang digelar di Lapangan Lokasana, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019). 
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

CIAMIS, JAWA BARAT - Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto mengkritik keras sistem tata pemerintahan saat ini yang disebabkan  ketidaksangupan pemerintah saat ini dalam mengelola negara. Dia menilai bahwa kondisi bangsa dan negara Indonesia saat ini dalam keadaan yang tidak baik dari sisi ekonomi, sosial, politik, dan keamanan. 

"Negara kita saat ini dalam keadaan sakit, ibu pertiwi dalam keadaan sakit. Elit di Jakarta itu elit yang tidak mampu mengurus negara ini. Hati mereka beku mereka tidak memikirkan rakyat, mereka hanya memikirkan dirinya dan keluarganya. Mereka biang keladi atas rusaknya bangsa kita," ungkap Prabowo dalam kampanye terbuka yang digelar di Lapangan Lokasana, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019). 

Lebih lanjut, Ia menuturkan kekacauan pengelolaan negara itu terlihat dari banyaknya kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang jauh dari kemakmuran dan sulitnya masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Korupsi di Indonesia sudah terlalu parah. Saya saja sudah muak dengan elit di jakarta itu apalagi kalian. Kalian susah gak dapet pekerja? Saya mau tanya rakyat Ciamis susah gak dapet kerja? Susah," jelasnya.

 Prabowo mengatakan hal tersebut terlihat dari ketua umum partai politik yang ditangkap tangan oleh KPK karena kasus suap. 

"Kita bisa melihat sendiri hampir setiap hari ada yang ketangkep oleh KPK, ketua partai di tangkap, ini tidak bisa kita biarkan, kita harus merubah keadaan itu," tambahnya.

Lebih jauh, Ketua Umum Partai Gerindra itu  menegaskan bahwa rakyat Indonesia saat ini sudah tidak bisa dibohongi dan ditakut-takuti lagi. Prabowo menjelaskan bahwa dirinya telah merasakan gerakan perubahan dari rakyat Indonesia. 

"Jadi tanggal 17 April yang akan datang adalah kesempatan kita untuk menunjukkan ke mereka bahwa rakyat Indonesia tidak mau dibohongi lagi dan rakyat Indonesia tidak takut, saudara saudara kita akan merubah bangsa ini. Kita harus Selamatkan masa depan bangsa, kita harus menang besar demi terciptanya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya. 

Melihat hal itu, Prabowo menegaskan bahwa dirinya akan membentuk pemerintahan yang bersih dan anti korupsi dengan meminta seluruh jajaran di kabinet pemerintahannya dengan menandatangani perjanjian untuk tidak memperkaya diri sendiri keluarga atau kroni-kroni nya. 

"Kita bertekad akan mewujudkan pemerintahan yang anti korupsi, saya minta mereka tandatangan kontrak dan sumpah untuk tidak memperkaya diri sendiri keluarganya dan konco konco nya selama lima tahun menjabat," paparnya.

"Kita akan perbaiki gaji mereka, kita akan perbaiki gaji hakim dan jaksa, jika gaji sudah kita perbaiki kualitas hidup diperbaiki maka jika mereka masih korupsi, maka kita akan berikan hukuman seberat beratnya. Tidak boleh ada pemerintah yang menerima sogokan, itu yang akan kita ciptakan pemerintah yang adil untuk semua dan makmur untuk semua," tutupnya. (ANS).


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar